Penyebab Charger Laptop Tidak Mengisi Sama Sekali

Setiap perangkat elektronik (berbasis komputer) portable baik itu laptop, smartphone, PC tablet dan perangkat lainnya mempunyai sumber tenaga listrik yang portabel juga (baterai), bentuknya bisa bermacam-macam, tegangannya pun bervariasi, namun satu hal yang sama dari semua baterai pada perangkat elektronik portable apapun, ialah baterainya harus diisi ulang (charge) secara berkala

Oleh lantaran itu, (dalam hal ini) laptop bukannya tidak memerlukan sumber listrik, namun tenaga listrik yang diperlukan sanggup dipenuhi oleh baterai hanya sampai kapasitas baterainya habis, sehabis habis baterai perlu diisi ulang memakai charger khusus yang terhubung ke sumber listrik utama.

Beberapa laptop yang pernah Saya tangani mengalami hal menyerupai demikian, ada yang chargernya terhubung ke sumber listrik dan laptop sanggup dinyalakan namun baterainya tidak terisi, ada pula yang laptopnya matot (mati total), tidak menyala sama sekali meskipun charger telah terhubung, apa penyebabnya?silahkan simak uraiannya berikut ini.

1. Masalah pada steker charger

Masalah charger laptop tidak mengisi mungkin disebabkan oleh sambungan antara kabel power pada charger dengan stopkontak yang rusak atau longgar, beberapa steker charger laptop membutuhkan conektor khusus untuk sanggup dihubungkan ke stopkontak (steker berkaki tiga).

Steker berkaki tiga membutuhkan konektor khusus untuk sanggup dihubungkan dengan stop kontak standar (dua lubang), biasanya konektor untuk steker berkaki tiga mempunyai saklar sendiri yang dilengkapi dengan lampu indikator, dalam hal konektor tersebut rusak biasanya lampu indikator tidak menyala.

2. Masalah pada kabel charger

Beberapa kondisi kabel (yang kasat mata) mungkin mengindikasikan kerusakan pada kabel charger laptop (bukan adapternya), contohnya robekan pada kabel charger, isolasi yang sudah rusak, anyir menyerupai plastik terbakar, atau mungkin bekas lipatan pada kabel.

Kabel yang terputus didalam jaket pembungkusnya (yang tidak kasat mata) juga akan sangat berpotensi menciptakan charger laptop tidak mengisi, biasanya hal tersebut disebabkan oleh tarikan yang cukup besar lengan berkuasa pada kabel charger tersebut.

3. Masalah pada adapter charger

Beberapa adapter charger laptop dilengkapi dengan kemampuan untuk mendeteksi adanya problem pada komponen catu daya, contohnya adanya ketidakstabilan arus listrik (naik-turun dengan cepat) sehingga membahayakan elemen catu daya didalamnya.

Oleh lantaran itu untuk menghindari problem yang lebih serius, adapter charger laptop tersebut berhenti bekerja (dengan sendirinya) selama beberapa saat, adapter charger universal (non-original) biasanya tidak dilengkapi dengan kemampuan tersebut.

Sehingga banyak kasus (yang cukup sering Saya alami) adapter charger laptop yang berasap lantaran adanya elemen yang terbakar ketika digunakan, hal tersebut tentunya tidak akan dialami oleh adapter charger bawaan laptop (original charger).

4. Masalah pada sambungan kabel charger

Beberapa charger laptop mempunyai kabel yang terpisah antara belahan charger yang terhubung ke stopkontak dengan belahan charger yang terhubung ke laptop, biasanya belahan tersebut sanggup dipisahkan dari adapternya.

Dalam kasus charger laptop tidak mengisi (memasok daya ke baterai), ada kemungkinan sambungan charger bermasalah, contohnya ada kotoran pada penghubung kabel power (yang dihubungkan eksklusif dengan stopkontak) dengan adapter charger.

5. Masalah pada konektor charger (pada ujung kabel)

Konektor charger (yang terhubung ke port pada laptop) yang bermasalah sanggup meyebabkan pemikiran listrik dari adapter charger terganggu, alhasil baterai tidak terisi walaupun laptop terhubung ke charger laptop.

6. Masalah pada port charger (pada laptop)

Atau bila sehabis gonta-ganti charger laptop (dengan charger yang sama persis) problem masih belum teratasi, maka ada kemungkinan port pada laptop yang bermasalah, biasanya ada bubuk atau batu yang melekat sehingga mengganggu koneksi konektor charger dengan port charger pada laptop.

7. Masalah panas berlebih pada laptop

Jangan sepelekan laptop yang panas lantaran sanggup menimbulkan banyak problem baik pada perangkat keras maupun perangkat lunak pada laptop,  termasuk sanggup mengganggu proses pengisian daya8. Masalah pada sambungan laptop dengan baterai laptop

8. Masalah pada sambungan laptop dengan baterai laptop

Beberapa jenis laptop mempunyai baterai yang sanggup dilepas dengan mudah, biasanya dari belahan bawah laptop dengan membuka kunci tertentu tanpa membutuhkan alat khusus, baterai menyerupai demikian mempunyai konektor logam (tembaga).

Saat konektor tersebut bermasalah (biasanya disebabkan oleh kotoran atau cairan) maka pasokan daya dari charger ke baterai laptop akan sangat terganggu, hal tersebut juga sanggup menimbulkan kerusakan pada komponen lain bila dibiarkan.

9. Masalah pada baterai laptop

Baterai laptop yang sudah lama dipakai biasanya kemampuan menyimpan dayanya menurun, hal tersebut diindikasikan dengan kapasitas baterai yang cepat habis dan waktu pengisian yang lebih lama dari baterai normal. Bahkan baterai laptop yang sudah lama (rusak) sama sekali tidak sanggup menyimpan daya, sehingga berapa lamapun laptop di-charge baterai akan tetap kosong tidak terisi.

10. Masalah pada driver baterai

Driver sangat penting dalam integrasi pe rangkat keras dengan perangkat lunak (termasuk sistem operasi), oleh lantaran itu problem “tidak berfungsinya” suatu perangkat keras yang terhubung ke laptop termasuk charger (dan baterai) laptop mungkin disebabkan oleh driver yang tidak (atau kurang) optimal.

Beberapa sistem operasi memang sudah dilengkapi dengan built-in driver untuk banyak sekali baterai, namun instalasi perangkat lunak (termasuk driver lain) mungkin sanggup menyebabkankan driver baterai yang telah terlebih dahulu terinstal menjadi terganggu.

Baca juga:

Cara mengatasi komputer yang lelet Keunggulan iphone dibanding Smart Androidcara mempercepat kerja ramvirus komputer yang berbahaya di duniajam tangan wearable mi grup musik 3 akan diluncurkan