Ransomware Virus Gres Dalam Dunia Internet Dan Komputer

Ransomware Virus Baru Dalam Dunia Internet dan Komputer Ransomware Virus Baru Dalam Dunia Internet dan Komputer

Ransomware Virus Baru Dalam Dunia Internet dan Komputer yang baru-baru ini menyerang jaringan komputer milik rumah sakit di banyak sekali cuilan dunia pada 12 Mei 2017. Di Inggris, ada 16 rumah sakit yang operasionalnya lumpuh. Di Jakarta, ada dua rumah sakit yang terinfeksi virus penyandera komputer ini.

Serangan yang dilakukan oleh virus gres jenis wannacry ini mengunci dokumen-dokumen dengan enkrispsi, yang menciptakan sistem tidak dapat membuka file-filenya yang diserang. Untuk membuka kita harus membayar sejumlah uang yang cukup besar dan ini dianggap sebagai cyber teroris yang sangat berbahaya, hingga ketika ini belum ada penangkal yang dapat mengantisipasi serangan cyber teroris.

Lalu apakah itu Ransomware Wannacry ?

Ransomware sering disebut sebagai agenda jahat komputer yang menyandera dokumen korban dengan algoritma enkripsi khusus. Setiap dokumen yang terkunci oleh peranti lunak ini hanya dapat diakses dengan cara memasukkan isyarat unik (atau semacam passcode) untuk membuka enkripsinya.

Nah, isyarat unik itu hanya dimiliki oleh pihak yang menciptakan ransomware tersebut. Si penjahat cyber kerap meminta uang tebusan dalam bentuk Bitcoin jikalau korbannya ingin mendapat isyarat unik untuk membuka kunci enkripsi.

Ada varian ransomware yang bukan mengunci dokumen, melainkan mengunci komputer sepenuhnya. Jika komputer dinyalakan, ransomware akan menampilkan pesan supaya korban membayar tebusan untuk dapat masuk mengoperasikan komputer.

Ada juga varian ransomware yang memunculkan pop-up isu yang sulit untuk ditutup, dan ini sangat menjengkelkan sehingga menciptakan komputer sulit untuk digunakan.

Dan bagaimana ransomware wannacry ini dapat menginfeksi komputer anda ?

Ransomware dapat menginfeksi komputer siapa saja, baik dengan cara mengklik sebuah link, atau ketika mengunduh sebuah data, ketika melaksanakan transfer data, atau ketika mengunjungi sebuah situs web yang terinfeksi ransomware.

Begitu ransomware menginfeksi, data-data di komputer dapat jadi akan terkunci, tidak dapat dibuka. Korban harus membayar sejumlah uang dalam bentuk Bitcoin jikalau ingin mengakses kembali datanya. Beberapa pencipta virus ransomware mengancam akan menghapus dokumen korban jikalau tidak memperlihatkan uang tebusan.

Jenis dokumen yang diserang oleh cyber teroris dengan virus ransomware wannacry adalah segala jenis format dokumen komputer. Bisa berupa Microsoft Word, Excel, PowerPoint, .JPG, .PDF, hingga dengan dokumen Adobe Photoshop.

Cara bekerja virus ini ialah melalui jaringan internet dan menyusup ke semua jaringan komputer yang terhubung. Virus ini pertama sekali diketahui menyerang internet secara global mulai 12 Mei 2017 yang lalu, virus ini diberi nama wannacry atau dikenal dengan WannaCryptor 2.0, Wannacry dan WCry.

Virus ini juga termasuk dalam kategori worm, yang dapat saja menyerang komputer anda dan menyebar melalui jaringan intranet dalam sebuah perusahaan, salah satu cara untuk mencegah virus ini masuk ialah dengan memperkuat komputer ataupun mengupdate system komputer serta memasang antivirus dengan update terbaru.